Heriyanto : Zaini Maryamah Dan Yusuf Mengkriminalisasi Caleg PSI

0 182
Ranat Mulia Pardede (pakai topi) didampingi kuasa hukum, Heriyanto pada saat konfrensi pers di Kantor PSI KM 8 Atas Tanjungpinang.l, Minggu (10/3). Foto : Bestarinews/alamsyah.

Tanjungpinang (BestariNews) – Terkait dengan bebasnya Ranat Mulia Pardede atas pelanggaran Kampanye yang dilakukannya. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menuntut keadilan terhadap komisioner Bawaslu dan KPU Tanjungpinang yang dinilai telah melakukan pelanggaran Etik.

Kuasa Hukum Ranat Mulya Pardede yang berasal dari Jangkar Solidaritas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pusat, Heriyanto menilai bahwa komisioner Bawaslu, Muhammad Zaini dan Maryamah serta komisioner KPU Tanjungpinang, M Yusuf telah mengkriminalisasi Kliennya yang merupakan salah seorang Caleg asal Partai itu.

“Tolong tolong Bawaslu dan KPU Tanjungpinang Tugas anda itu membangun demokrasi bukan kriminalisasi bukan menjebak orang, bukan membingungkan orang selama – lamanya,” tegas Hariyanto di Kantor PSI, Tanjungpinang, Minggu (10/3).

Hariyanto bersama dengan Jangkar Sidaritas Indonesia membawa ketiga nama tersebut ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP) atas Pelanggaran Etik yang telah dilakakukan oleh ketiganya.

“Harus ada yang namanya konsekuensi biar dia belajar tanggung jawab kalau tidak, iseng-iseng berhadiah jangan sembarang gunakan kekuasaan,” ungkapnya.

Nanti, kata Hariyanto jika terbukti bersalah melakukan pelanggaran Etik DKPP akan memberikan sanksi kepada ketiga oknum tersebut.

“Sanksi terberat, bisa sampai pemecatan,” sebutnya.

Sementara itu, Ranat Mulia Pardede mengatakan atas kasus ini telah banyak menyita waktu dan pikiran yang diluangkan untuk menyelesaikan masalah ini.

“Sampai anak pun tidak terurus apalagi waktu untuk bersosialisasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ketika disinggung perihal yang menjadi pelapor atas kasus ini ke Bawaslu. Ranat menegaskan akan membuka pintu maaf yang sebesar – besarnya.

“Saya tunggu permohonan maaf dia sampai hari Selasa ini. Kalau tidak akan kita lakukan langkah lain juga,” tutupnya.

 

Penulis : Lam

Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.