Selain Jadi Pantauan Satpol PP Sanksi Berat Menanti CK Hotel Tanjungpinang

0 978
Satpol PP Kota Tanjungpinang pada saat melakukan sidak di KTV CK Tanjungpinang, Rabu (15/5) dini hari. Foto : Alam

Tanjungpinang (BestariNews) – Setelah diduga melanggar Surat Edaran (SE) Walikota Tanjungpinang, Karoke TV (KTV) CK Hotel Tanjungpinang yang berlokasi di Km 8 Atas, selain menjadi pantauan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, juga sanksi berat sudah mengintai usaha hiburan yang menjadi fasilitas Hotel itu.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Satpol PP Kota Tanjungpinang, Hantoni melalui Kepala Seksi Operasional (Kasi Ops), Dian Asmara Siregar pada saat memimpin patroli rutin selama Bulan Ramadhan, di Tanjungpinang Rabu (15/5) dini hari.

Apabila kedapatan melanggar SE lagi kata Regar (sapaan) maka akan ada sanksi berat yang menanti CK Hotel Tanjungpinang.

“Nanti sanksinya ada dua yaitu, pertama berupa Tindak Pidana Ringan (Tipiring) hingga sanksi Administrasi jika masih tidak mengindahkan Surat Edaran Walikota selama bulan Ramadhan,” ujar mantan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kota Tanjungpinang itu.

Penanggung jawab KTV CK Tanjungpinang, Yasir (paling kiri) pada saat meminta surat tugas kepada Kasi Ops Satpol PP Tanjungpinang, Dian Asmara Siregar (dua kiri) sebelum melakukan pengecekkan kedalam ruangan karoke KTV. Foto : Alam

Menurut Regar tidak menutup kemungkinan CK KTV untuk menerima sanksi terberat menurut Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2018 Pasal 24 dan 25.

“Dalam regulasi penetapan sanksi perda ada dua jenis, yakni tindak pidana ringan dengan sanksi denda Rp.50 juta dan kurungan tiga bulan, serta sanksi Administrasi berupa pembongkaran, penyegelan, penarikan izin usaha atau bisa juga penutupan paksa,” jelas Regar.

Baca juga berita terkait : KTV CK Hotel Tanjungpinang “Kangkangi” SE Walikota

Untuk sanksi Tipiring lanjut Regar, pihaknya tidak bisa langsung memberikan, mengingat ada regulasi yang harus dipatuhi, diantaranya harus melewati Surat Peringatan (SP) 1, 2 dan 3.

“Kalau kita gunakan Sanksi pidana kepada yang bersangkutan, bisa – bisa Bulan Ramadhan ini sudah habis, jadi kalau memang iyapun kemungkinan sanksi Administrasi,” jelasnya.

Penulis : Alam
Editor : Syah

Leave A Reply

Your email address will not be published.