Empat Gubernur Pimpin Kepri Dalam Empat Tahun

0 445

Tanjungpinang (BestariNews) – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dipimpin oleh empat Gubernur selama empat tahun terakhir sejak Februari 2016 hingga saat ini.

Sejak 12 Februari 2016 hingga saat ini dua orang mengisi jabatan gubernur defenitif dan dua orang menjabat sebagai pelaksana tugas gubernur (Plt).

Setelah pemilihan kepala daerah serentak 15 Desember 2015, pasangan Muhammad Sani-Nurdin Basirun menang melawan pasangan Soerya Respationo-Ansar Ahmad dengan perolehan suara yang cukup besar.

Presiden Joko Widodo akhirnya melantik Muhammad Sani-Nurdin Basirun sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau defenitif periode 2016-2021 pada tanggal 12 Februari 2016.

Hanya lebih kurang dua bulan menjabat, Muahmmad Sani Gubernur pertama dalam satu periode 5 tahun itu wafat dalam tugas tepat 8 April 2016 pada usia 73 tahun.

Posisi Muhammad Sani digantikan secara otomatis oleh wakil nya Nurdin Basirun sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri karena gubernur sebelumnya berhalangan tetap. Nurdin menakhodai Kepri sebagai orang nomor satu dengan posisi Plt Gubernur Kepri dari 9 April – 24 Mei 2016.

Kemudian Presiden Joko Widodo melantik Nurdin Basirun memimpin Kepri sebagai gubernur defenitif hingga 12 Februari 2021 pada 25 Mei 2016.

Karena posisi Wakil Gubernur Kepri lowong sepeninggal Nurdin, akhirnya Presiden melantik adik almarhum Muhammad Sani yaitu Isdianto mendampingi Nurdin sebagai Wakil Gubernur Kepri periode 2018-2021 setelah melalui berbagai lika-liku pemilihan di DPRD Kepri pada 27 Maret 2018.

Akhirnya Isdianto naik lagi menjadi penjabat Gubernur Kepri keempat sejak 12 Juli 2019 sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri karena Nurdin Basirun berhalangan melaksanakan tugas-tugasnya karena ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat kasus suap izin reklamasi.

Kemendagri menyebut Isdianto otomatis menjabat sebagai Plt Gubernur Kepri sejak 12 Juli 2019 karena Nurdin Basirun ditahan KPK. Berdasarkan UU Nomor 23/2014 tentang Pemda, wakil gubernur diberi amanah melaksanakan tugas sebagai pelaksana tugas gubernur jika gubernur ditahan penegak hukum.

Nurdin Basirun bisa menjabat kembali senagai Gubernur Kepri sampai 12 Februari 2021 jika bebas di pengadilan akibat kasus yang membelitnya. (Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.