Suasana Penggeledahan Rumah Dinas Gubernur Kepri

0 96

Tanjungpinang (BestariNews) – Dari pagi hingga petang sudah 8 jam lebih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Rumah Dinas Gubernur Provinsi Kepulauan Riau di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat (12/7).

Para pewarta masih setia menunggu untuk mengkonfirmasi apa yang ditemukan KPK di rukah dinas yang ditempati Nurdin Basirun saat operasi tangkap tangan berlangsung pada Rabu (10/7) malam.

Sebagian dari wartawan saling melemparkan pendapatnya terkait kasus yang menggegerkan Negeri Segantang Lada tersebut.

Mulai dari anggapan bahwa ini adalah sebagai langkah awal KPK untuk menguak kasus yang lebih besar, atau anggapan ini adalah kasus akibat jelang Pilkada Kepri 2020.

Kedatangan mobil CR-V dengan plat nomor BP 1989 BJ, berwarna merah pecahkan suasana. Awak media serbu mobil tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Effendri Ali yang ternyata berada di mobil itu keluar dan menyapa para pewarta. Seraya lemparkan gurauan bahwa setidaknya nanti pukul 21.00 WIB akan selesai penggeledahan.

Tidak sampai disitu, beliau juga bertanya apakah ia harus mengambil gambar atau video mencandai wartawan. Selang beberapa saat ia menunjukkan bahwa HPnya sedang dalam keadaan tidak ada baterai. Awak media sodorkan kamera sambil tertawa.

Effendri Ali hilang dari pandangan, beberapa saat kemudian keluar beberapa dari unsur KPK. Kembali para pewarta berkumpul. Ditemani dua polisi bersenjata laras panjang, penyidik KPK tidak memnerikan keterangan hanya memanggil seorang lelaki dengan topi merah, mengeluarkan mobil Toyota Yaris dengan BP 1564 TI.

Dua mobil minibus tersisa berwarna silver BP 1773 FD dan hitam yang tidak diketahui karena tertutup oleh mobil silver. Sampai dengan tulisan ini dibuat KPK masih lakukan penggeledahan. (Cr1)

Leave A Reply

Your email address will not be published.